Langkah 1: Pengaturan Rasio Ekspansi Alami & Target
%
Standar: 168%
%
Standar: 148%
%
Contoh: Input 158% untuk otomatis 1:1
Berdasarkan Spesifikasi Ekspansi
Rasio Campuran Large : Small
Rasio Large
50.0 %
Perbandingan Standar (Basis 1)
1 : 1
Rasio Small
50.0 %
Target rasio ekspansi harus berada di antara nilai ekspansi Large dan Small.
Metode ①: Perhitungan Relatif Berdasarkan Berat Satu Bahan
Masukkan berat salah satu bahan baku (Large atau Small) yang Anda miliki saat ini untuk menghitung berat bahan lawan yang dibutuhkan secara otomatis sesuai rasio yang telah ditentukan.
Bahan mana yang ingin Anda gunakan sebagai acuan?
kg
Hasil Pembagian Campuran
Small yang Dibutuhkan
10.00 kg
Total Berat Input Bahan Baku
20.00 kg
Perkiraan Volume Produk Akhir (Menggunakan Target Rasio)
31.60 kg Setara Volume
Metode ②: Perhitungan Berdasarkan Total Campuran (Berat Batch)
Masukkan total berat bahan baku yang ingin dicampur (1 Batch) pada proses pencampuran kali ini, lalu sistem akan menghitung berat Large dan Small yang harus ditimbang.
kg
※ Nilai yang Anda masukkan akan langsung menjadi total berat input dari [Large + Small].
Lembar Instruksi Timbangan Bahan Baku
Berat Large yang Harus Ditimbang
50.00 kg
Berat Small yang Harus Ditimbang
50.00 kg
Total Berat Input Bahan Baku (Jumlah Campuran)
100.00 kg
Perkiraan Volume Produk Akhir (Menggunakan Target Rasio)
158.00 kg Setara Volume
💡 Panduan Perhitungan Balik Campuran & Ekspansi Midsole
- Prinsip Perhitungan Otomatis Rasio Campuran:
Menghitung rasio Large ($x$) yang dibutuhkan untuk mencapai target rasio ekspansi dengan mencampur dua bahan baku dengan nilai ekspansi alami yang berbeda.
Rasio Large (%) = [(Target Ekspansi - Ekspansi Small) / (Ekspansi Large - Ekspansi Small)] × 100 - Metode ① (Berat Input Bahan Tunggal): Berdasarkan rasio campuran yang dihitung secara otomatis, sistem akan langsung mengalikan berat acuan yang Anda masukkan untuk memberikan berat bahan pasangan yang tepat.
- Metode ② (Berat Total Campuran): Dengan menentukan ukuran Batch (total berat campuran) di lapangan, sistem membagi berat Large dan Small secara akurat sesuai porsinya, sekaligus memberikan estimasi volume produk setelah ekspansi.